Minggu, 09 Desember 2018

Assalamualaikum Calon Imam, Novel Religi dari Dunia Orange




Anyeong Yeorobunn…..

Okey, Kali ini aku bakal berbagi sedikit review aku tentang novel yang baru-baru ini aku baca…
          Novel yang saya review adalah novel berjudul “Assalamualaikum Calon Imam” yang pertama kali publish di wattpad. Dan saya…. gak sempet baca di wattpad, hehehe J. Ngomong-ngomong soal wattpad, meskipun sekarang wattpad sudah dikenal secara luas oleh para pengguna media sosial, ada sebagian orang juga yang masih belum tahu apa itu wattpad. Jadi disini saya mau bahas sedikit tentang wattpad. Wattpad adalah sebuah aplikasi yang menyediakan fasilitas bagi seorang pengguna untuk membaca karya-karya dari para pengguna akun wattpad lain, selain itu penulis juga bisa menulis karyanya  baik itu berupa nonfiksi maupun fiksi dengan beragam genre.
          Dulu sih waktu pertama saya buat akun wattpad kira-kira tahun 2013-2014 deh, (saya juga lupa). Para pengguna wattpad cenderung hanya menjadi seorang pembaca, (contohnya saya). Maka dari itu para penulis akan dengan mudah mendapatkan reader di karyanya. But, sekarang? Hampir semua pengguna akun wattpad itu pasti menulis sehingga dampaknya para penulis wattpad akan berlomba-lomba mendapatkan reader. Kalau udah gini sih, ya orang-orang macam sayalah yang pada akhirnya merugi. Udah menjadi pengguna akun wattpad sejak zaman purba, tapi kalah sama pengguna akun wattpad newbie yang karyanya udah naik cetak bahkan dijadiin film. Dan penyesalan itu datang terlambat, lalu apa salahnya? Salahnya adalah karena kita tidak pernah mau memulai.. memulai menulis hehehe.
          Back to the topic!
Judul Buku   : Assalamualaikum Calon Imam
Penulis         : Ima Madaniah
Penerbit      : Coconut Books
ISBN           : 978-602-6940-90-2
Terbit         : Cetakan pertama Oktober 2017
Harga          : Rp 94.000,-

Nah itulah sedikit synopsis yang dimuat di cover belakang buku. Memang setelah membacanya sekilas, kisah yang dimuat di dalam buku ini cukup mainstream dan sering sekali dijadikan sebagai tema dalam beberapa novel. Namun, meskipun tema seperti ini sering sekali diangkat menjadi cerita dalam sebuah novel, tentunya tidak akan mengurangi minat pembaca untuk membacanya. Apalagi jika penulisnya mampu mengolah cerita menjadi sebuah cerita yang menarik.
Dan benar saja Ima sebagai penulis yang masih baru dan usianya pun masih sangat muda, menurut saya dia cukup ciamik dalam mengolah alur dan bahasa sehingga saya sendiri tidak merasa bosan untuk membacanya. Bahkan novel setebal 476 halaman ini dapat saya selesaikan dalam waktu satu hari.
Dalam novel ini, Ima menceritakan tentang kehidupan tokoh utama yang bernama Nafisya Kaila Akbar. Nafisya atau sering dipanggil dengan sebutan Fisya ini merupakan seorang remaja muslimah yang solehah,pintar,  taat beribadah, dan sangat islami. Namun dibalik semua kelebihan yang dimiliki Fisya, dia hanyalah remaja biasa yang juga memiliki luka akibat trauma yang ia tanggung sejak kecil. Yaitu, karena perpisahan yang terjadi diantara kedua orang tuanya.
Trauma inilah yang menjadi poin utama cerita, dimana Fisya tumbuh menjadi gadis yang takut untuk jatuh cinta, gadis yang takut bila lelaki pada akhirnya nanti akan menyakiti hatinya seperti ayahnya yang menyakiti hati ibunya. Fisya juga memendam rasa terhadap sahabat sejak kecilnya, namun kisah cinta masa kecilnya pun harus kandas karena sahabatnya itu menikah dengan kakaknya.
Di tengah keterpurukan Fisya terhadap masalah yang bertubi-tubi menghampiri kehidupannya datanglah Dokter Alif dosen galak yang tertarik kepada Fisya dan melamar Fisya secara tiba-tiba. Tentu saja lamaran dari Dokter Alif ini tak pelak membuat Fisya kaget karena pada dasarnya Dokter Alif yang juga merupakan dosennya ini, selalu bersikap ketus padanya, lalu tiba-tiba melamarnya? It’s Impossible, But kalau di dunia fiksi yang beginian bikin kita melayang-layang. Jadi begitulah kelanjutannya meskipun diawal Fisya menolak, ujung-ujungnya karena beberapa permasalahan yang terjadi Fisya menerima lamaran Dokter Alif dan merekapun menikah. (Pengumuman, Adegan beginian cuman ada di novel dan drama korea jangan terlalu berharap).
Selanjutnya disinilah emosi para pembaca mulai di aduk-aduk. Dokter Alif sukses membuat para pembaca histeris dan membayangkan akan memiliki calon imam yang seperti Dokter Alif. Bagaimana tidak? Dokter Alif ini digambarkan sosok  yang sangat tampan, mapan, romantic, kaya, perfect, bapakable, pelukable, jangan lupa karena ini novel islami tentu saja Dokter Alif ini soleh dan imam idaman banget ahhh pokoknya telalu sempurna.
Tapi ya, begitu meskipun seharusnya kehidupan pernikahan Fisya dan Dokter Alif itu berjalan lancar, pasti ada masalah yang menghadang sehingga mengakibatkan mereka harus bercerai. Dan diakhir akhir saya mewek… Diibaratkan lagi naik rolle coaster, baca Assalamualaikum calon imam juga bikin kita naik turun. Naik saat mereka romantic ala islami dan turun hingga dasar banget pas mereka bikin saya mewek.
Kalau untuk kekurangannya sih hanya karena jalan cerita yang mainstream dan di beberapa part ada bagian cerita yang bahasanya diulang-ulang tapi untuk ukuran penulis baru dan di usia yang masih sangat muda novel ini udah bagus banget. Jadi kalua menurut saya sih kekurangannya udah ketutup sama kelebihannya…
So, kesimpulannya kalian harus baca novelnya Ima ini. Biar kalian rasakan apa yang kurasa…
Oh ya, jangan lupa juga novel ini akan segera di filmkan! Sipain uang dan siapin tissue juga kayanya, karena kemunkinan bakalan mewek di bioskop!

Bonus…. Quotes di novel Assalamualaikum Calon Imam!

“Jika kamu merasa jatuh maka bangkitlah, jika kamu merasa bangkit maka bersujudlah. Turn to Allah before you Return to Allah.”
“Penantian itu akan selalu berakhir, entah karena dipersatukan atau karena dipisahkan.”
“Tetaplah menjadi Aisyah meski taka da lagi pria seperti Muhammad. Belajarlah mencintai seperti Fatimah meski tak ada lagi pria sebaik Ali.”
“Akan ada selalu orang yang mebuatmu bersedih, dan akan selalu ada Allah yang mebuatmu tertawa.”
“Aku meminta agar ada seorang pria yang baik diantara yang paling baik yang mampu menjadi imamku nanti. Membuat imanku sempurna dan mampu menuntunku sampai Jannah-Nya.”


Menyambut Ramadhan dengan Papajar Ala Masyarakat Cianjur





Assalamualaikum…
Marhaban Ya Ramadhan …

            Allhamdulilah beberapa hari puasa telah saya jalani dengan lancar, dan menyenangkan setiap harinya. Hal yang paling menarik saat saya menjalani puasa tentunya adalah saat hari-hari menyambut bulan puasa. Karena apa? Karena saya pribadi sangat menyukai bagaimana antusiame masyarakat dalam menyambut bulan yang penuh berkah ini. Apalagi ibu di rumah yang sangat semangat untuk mengolah berbagai macam bentuk masakan demi terjaganya stamina anak dan suaminya agar tetap fit di bulan Ramadhan.
            Dan hal unik yang saya alami di bulan Ramadhan tahun ini adalah berkesempatan mengikuti meriahnya Papajar. Kebetulan bulan Ramadhan kali ini, ayah saya mengajak kami sekeluarga untuk menengok kakek di Cianjur. Dan Kakek mengajak kami ke Jangari yaitu bibir danau Cirata. Disana kami naik perahu menuju sebuah perkampungan di daerah Calingcing yang merupakan komplek rumah warga apung. Disana juga ada saudara jauh saya yang memiliki rumah terapung diatas air. Pokoknya rumah itu unik karena selalu terapung diatas air, namun meski begitu keuangan warga Calingcing lumayan besar karena disetiap rumah terapung memilki usaha ternak ikan yang bisa mendapatkan profit cukup besar di setiap bulannya.
            Kembali ke tradisi papajar. Papajar menurut kakek saya memiliki arti menyambut datangnya fajar di bulan suci Ramadhan. Tradisi penyambutan fajar ini dilakukan bersama keluarga dengan bersenda gurau dan menikmati hidangan  yang dimasak bersama keluarga. Keluarga saya sendiri di Calingcing memasak ikan bakar yang ikannya diambil langsung dari ternak saudara saya. Jelas saja ikan dadakan seperti itu, ketika baru dibakar sangat enak dan segar.
            Malam harinya masih di Calincing dan terombang-ambing di atas air, keadaan di perkampungan Calingcing begitu ramai sama halnya dengan keadaan di daratan. Bahkan para warga beramai-ramai berkeliling ke seluruh penjuru perkampungan air dengan rumahnya yang bisa berpindah tempat. Pokoknya, menikmati suasana papajar di Calingcing adalah suatu pengalaman baru bagi saya, menarik dan unik.
            Benar saja kami menyambut fajar pertama di bulan Ramadhan tanpa tertidur dan terus bercengkrama bersama keluaraga, menikmati angina malam diatas perairan. Kakek saya bilang bahwa papajar di Cianjur Kota sudah jarang dilakukan mereka hanya menyambut kegiatan papajar dengan cara biasa. Yaitu masak sekeluarga seperti munggahan sehingga suasana papajarnya terasa berbeda. Tapi kalau di Cianjur kampung, para warga masih sering merayakannya dengan berangkat ke jangari atau calingcing atau obyek wisata lainnya. Dan kalau ingin tradisi papajar lebih terasa para warga biasanya berangkat sekeluarga dengan menggunakan mobil bak terbuka.
            Sebagai mahasiwa komunikasi, saya merasa bahwa tradisi seperti ini merupakan bentuk komunikasi yang paling efektif. Di era modern seperti ini intensitas pertemuan antar keluarga jarang seklai terjadi, maka dari itu tradisi seperti ini harus terus diabadikan dan dilestarikan agar komunikasi dengan saudara tetap terjalin meskipun jarak rumah dengan saudara jauh. Karena kebersamaan adalah hal yang paling terlintas di pikiran ketika mengingat kata keluarga. Selain itu budaya juga jangan samapi hilang, memikirkan hal itu, aku jadi ingin terus menikmati papajar di Cianjur….

Tantangan Baru Dunia Islam

A.    Definisi Ghazwul Fikri
Ghazwul fikri berasal dari kata Ghazwul dan al fikr, artinya adalah “Perang Pemikiran” berdasarkan arti tersebut, Ghazwul Fikri dapat diartikan sebagai upaya atau strategi-strategi yang digunakan oleh musuh –musuh Allah untuk menghancurkan dan melemahkan islam. Upaya yang digunakan oleh musuh Allah ini bertujuan untuk membuat kaum muslimin membenci islam sehingga pada akhirnya islam akan habis tanpa sisa. Selain makna dalam segi bahasa, Ghazwul Fikri juga memiliki artian dalam segi istilah yang berarti penyerangan terhadap umat islam dengan berbagai metode dan cara, penyerangan umat islam ini pada akhirnya terkontaminasi dan teracuni dengan hal-hal yang tidak islami, sehingga perlahan-lahan kaum muslimin  akan kehilangn moralitas keislamannya karena tercampur aduk dengan budaya yang bertentangan dengan ajaran islam.

B.     Latar Belakang Timbulnya Ghazwul Fikri

Makhluk yang pertama kali melakukan tindakan Ghazwul Fikri adalah Iblis laknatullah kepada nabi kita, yaitu Nabi Adam a.s. Hal ini dapat kita lihat dalam firman Allah pada surat al-Araaf :20 bahwasanya Allah berfirman. “Sesungguhnya Allah melarang kalian memakan buah ini supaya kalian berdua tidak menjadi malaikat dan tidak hidup abadi” (Q.S Al-Araaf: 20). Pada aayt ini dijelaskan bahwa Nabi Adama.s telah tertipu daya oleh segala upaya dan strategi iblis dalam membujuk dan merayu nabi Adama.s. Dia memutarbalikkan fakta yang ada sehingga menutup kebebnaran dari ayat ini. Pada akhirnya nabi Adam dan istrinya terperdaya dengan bujuk rayu licin yang dibuat iblis. Dan begitupun pada masa kini para pengikut iblis selalu berusaha mebuat informasi yang salah dan tidak benar dengan metode dan strategi hebta sehingga banyak kaum muslimin  yang terperdaya.
C.     Golongan-golongan Ghazwul Fikri
Paling tidak, ada 'empat' hal yang termasuk dalam program al ghazwul-fikri.
1.       Tasykik yakni gerakan yang berupaya menciptakan keraguan dan pendangkalan akidah kaum Muslimin terhadap agamanya. Misalnya. dengan terus-menerus menyerang (melecehkan)Al-Our'an dan Hadits, melecehkan Nabi Muhammad Saw atau mengkampanyekan bahwa hukum lslam tidak sesuai dengan tuntutan zaman. Sebagaimana pula yang dilakukan oleh Syiah Bukan lslam yang menyatakan bahwa Al-Qur’an sudah tidak suci lagi, pemyataan ini sama artinya bahwa Syiah telah melecehkan Allah dan Rasul-Nya.
2.      Taswih yakni geakan yang berupaya menghilangkan kebanggaan kaum Muslimin terhadap agamanya.- Caranya, dengan memberikan gambaran lslam secara buruk sehingga timbul rasa rendah diri di kalangan ummat lslam. Di sini, mereka melakukan pencintraan negatif tentang agama dan ummat lslam lewat media massa,sehingga lslam terkesan menyeramkan, kejam, sadis, radikal dan lain sebagainya. Sehingga tidak sedikit para peceramah yang takut menyampaikan tema aqidah dan jihad.
3.      Tadzwib yakni pelarutan budaya dan pemikiran. Disini, kaum kuffar dan munafiqin melakukan pencampuran antara haq dan batil, antara ajaran lslam dan Kafir Sehingga ummat lslam yang awam kebingungan mendapatkan pedoman hidupnya. Padahal,. diturunkannya Al Qur'an berfungi untuk membedakan antara haq dan batil.
4.       Taghrib  yakni "pembaratan” , dunia lslam, mendorong ummat lslam agar menerima pemikiran dan budaya Barat, seperti Sekularisme, Pluralisme, Liberalisme, Nasionalisme dan lain sebagainya. Sehingga muncul pemikiran dan pemahaman sesat bahwa semua agama itu benar.
Pada dasarnya  empat hal tersebut di atas, dirasakan atau tidak, kini telah banyak mempengaruhi ucap, sikap dan perilaku kaum Muslimin dalam meniti kehidupannya. Tidak sedikit, di antara saudara seiman kita yang terperdaya oleh program ini, mereka merasa bangga atas kesesatannya. Kini, di hadapan kita terbentang banyak tantangan. Tidak sedikit muncul berbagai macam aliran pemikiran, paham dan gerakan dari kaum munafiqin yangberupaya keras meracuni jiwa tauhid kitia. Bahkan lebih dari itu, kaum kafirin dan munaliqin saling bahu-membahu melakukan aksi pemurtadan dengan berbagai macam cara dari mulai cara yang paling halus dengan iming-iming dan "dalih" bantuan sosial kemanusiaan. Memaksa banyak ummat lslam dengan cara kasar, brutal disertai penganiayaan untuk meninggalkan agama lslam. "Dan tiada henti-hentinya mereka selalu memerangi kalian sehingga kalian murtad dari agama kalian, jika mereka mampu.." (Al Baqarah, 2 : 21 7).
Karena adanya Ghazwul Fikri ini pula islam kemudian terbagi menjadi empat kelompok :
a.       Fundamentalis : Yaitu golongan masyarakat islam yang menolak demokrasi serta kebudayaan barat kontemporer, serta menginginkan formalisasi penerapan syariat islam.
b.      Tradisionalis    : Yaitu golongan masyarakat islam yang konservatif dan mencurigai adanya modernitas inovasi dan perubahan. Mereka berpegang teguh terhadap substansi ajarfan islam tanpa mau mengikuti perkembangan zaman.
c.       Meodernis       : Yaitu golongan masyarakat islam yang menginginkan islam berkembang sesuai dengan perkembangan zaman. Golongan modernis ini bertentangan sekali dengan tradisionalis.
d.      Sekularis          : Terakhir adalah golongan masyarakat islam sekular yang menganggap bahwa islam merupakan sebuah agama dan agama harusnya dipisahkan dengan urusan negara. Karena bagi kaum sekular agama  merupakan urusan pribadi yang tidak boleh disangkut pautkan dengan sistem pemerintahan.
Seiring dengan itu, gerakan sekularisme berskala global pun sedang berupaya keras menqenyahkan syariat lslam dari kehidupan ummat lslam. Penguasa negara-negara kapitalis yang notabene kaum Zionis, rela mengeluarkan dana yang tidak sedikit untuk menjerumuskan kaum Muslimin ke dalam jurang sekularisme yang mereka tawarkan. Allah SWT berlirman: 'Mereka berkehendak memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan-ucapan) mereka, dan Allah tidak menghendaki selain menyempurnakan cahaya-Nya walaupun orang-orang yang kafir tidak menyukai"(At Taubah,9:32) Saat ini pula, kaum kuffar tak henti-hentinya memunculkan isu terorisme, sebagai isu utama - main issue - atau isu sentral central issue. Sasaran kampanye antiterorisme itu sebenarnya sangat mudah dipahami oleh kita, sasarannya tiada lain adalah kekuatan lslam.
Zionis dan antek-anteknya berupaya secara sistematis untuk menempatkan lslam dan ummatnya agar dipandang sebagai ancaman yang sangat menakutkan. Semakin jelas kiranya, pada era global sekarang ini, medan perang utama lslam adalah kaum kafirin dan munafiqin adalah ghazwul fikri, selain medan perang konyensional seperti yang teradi di Afghanistan, Palestina, Kashmir, dan lain-lain. Senjata utama kemenangan dalam perang pemikiran ini adalah 'media massa", yang terbukti sangat efektif mempengaruhi pola pikir, pemahaman, dan perilaku masyarakat. Oleh karena itu, pihak yang lemah dalam bidang penguasaan "media massa" akan menjadi pihak yang kalah perang. Ringkasnya, siapa yang menguasai media, dialah yang akan menguasai dunia, karena "The new source of power is information in the hand of many", sumber utama kekuasaan yang baru adalah informasi yang menyebar kepada banyak orang (opini publik). Opini yang terus-menerus melalui media massa.
 Adapun sarana paling efektif Ghazwul fiki (perang pemikiran) yang dibarengi dengan ghazwuts tsaqofi (perang kebudayaan) adalah 'media massa'termasuk di antaranya radio, televisi, surat kabar, tabloid, majalah, buku, buletin, selebaran dan Iain sebagainya. Dalam dunia komunikasi ada istilah populer, "siapa yang menguasai informasi, dialah penguasa dunia". Memang telah menjadi pendapat umum bahwa siapa yang menguasai informasi, dialah penguasa masa depan, bahwa sumber kekuatan baru masyarakat bukanlah uang di tangan segelintir orang, melainkan informasi di tangan banyak orang. Kaum Zionis Yahudi memang tak pemah menyia-nyiakan kesempatan. Mereka dengan sangat lincah menguasai sarana "media massa" dalam 'perang pemikiran dan perang kebudayaan' yang serba canggih itu sekaligus merekrut menjadi pemiliknya
Peran media massa dalam meracuni opini public memang luar biasa. KArena dengan mudahnya para pengguna media massa khususnya internet akan mengonsumsi berita dan issue secara mentah yang belum di cari kebenaran dari berita tersebut. PAda dasarnya berita tersebut banyak yang meojokkan hakikat dan kebenaran umat islam, bahkan seringkali berita yng kita konsumsi adlah berita yang telah dihilangkan kebenarannya agar menarik minat pembaca.
Seperti hal-nya dalam firman Allah  "Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa berita, maka periksalah dengan teliti, agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu" (Al Hujuraat,49:6).
Dengan demikian turunnya ayat tersebut dapat kita artikan bahwa kaum muslimin haruslah berhati-hati dalam menerima bertita dan informasi. Sebab informasi sangat menentukan pola pemikiran kita dan bagaimana cara kita mengambil keputusan. Maka jika muncul sebuah informasi dari orang yang kita ragukan dan biografi kehidupannya berlatar belakang yang tidak sesuai dengan ajaran islam maka kita sebagai kaum muslimin di haruskan memeriksa secara mendetail terlebih dahulu.
Musuh-musuh islam saat ini sudah merajalela baik itu dalam media cetak seperti surat kabar, koran harian, majalah dan segala hal yang berhubungan dengan pers. Lalu media elektronik seperti siaran radio, siaran tv dan tayangan online melalui internet. Karena musuh islam telah merajalela maka seharusnya kaum muslimin tidak tinggal diam saja karena kita dihadapkan pada permaslahan dan perang yang cukup pelik. Perang menggunakan logika dan strategi halus. Maka dari itu kita harus turut serta dalam turun ke media massa dan meguasai media massa juga agar kita dapat melakukan pembelaan dan pembatahan terhadpa tuduhan miring yang ditujukan kepada islam.




Zombie Bernuansa Drama Keluarga

Haloo....
postingan pertama blog saya, review tentang film Korea yang lagi jadi perbincangan hangat di Korea.. Film Train To Busan!!!




Ok, balik lagi. Saking cepatnya virus ini mewabah penumpang kereta jurusan Seoul-Busan nggak sadar bahwa di luar virus sudah hampir mengenai seluruh penduduk kota Seoul. Jadi para penumpang ini enjoy aja tenang tanpa beban, di dalam kereta ada suami istri bahagia yang istrinya lagi hamil besar diperankan oleh Jung Yu Mi dan Ma Dong Seok, lalu ada dua sahabat yang sebenarnya saling suka tapi belum bisa mengungkapkan perasaannya masing masing diperankan oleh Choi Woo Shik dan Sohee, dan pastinya ada peran antagonis yang nyebelin luar biasa dia adalah ayahnya Oh Yeon Joo di drama W Two World.Film ini bercerita tentang virus zombie yang mewabah ke seluruh Seoul dengan begitu cepat. Gong Yoo sang pemeran utama adalah seorang ayah yang akan mengantar anaknya ke Busan pada ibunya dengan naik kereta, di awal nonton  menurut aku Gong Yoo  beneran nyebelin, aku agak kesel juga awalnya kok ada ya bapak kaya gitu cuek banget sama anaknya tapi seiring berjalannya alur semua pendapat aku luntur dengan mudahnya karena air mata aku pecah di menit-menit akhir cerita.
Nah tanpa basa basi film ini langsung mulai mencekam dengan datangnya seorang gadis yang udah kegigit kakinya dari luar kereta. Gadis ini berusaha untuk menyumbat virus menjalar ke tubuhnya dengan mengikat kakinya kuat kuat. Tapi nihil ternyata virus itu menjalar sangat cepat hingga akhirnya dia berubah jadi zombie dan ngegigit pegawai kereta cewek lalu adegan saling gigitpun beraksi sampai hampir dari semua penumpang terkena virus.
Film ini memang gak semenjijikan film zombie dari barat lainnya kaya World War Z nya Brad Pitt. Tapi kalau soal mengaduk aduk emosi dan perasaan aku kasih nilai 9 dari 10 aslinya aku banyak nangis disini. 
Di akhir cerita, penumpang yang selamat hanya ada dua orang yaitu Jung Yu Mi sang ibu Hamil dan anaknya Gong Yoo!!! Iya! Gong Yoo juga jadi zombie huhuhu sedih banget dimana harus liat orang orang baik pada mati dan mengorbankan dirinya demi orang yang disayang. Beda banget sama film zombie lain dimana yang selamat adalah yang terhebat di film ini yang selamat adalah orang yang disayang dan mati matian dilindungi.
Scene keren menurut aku adalah scene dimana nenek yang liat sahabatnya jadi zombie karena keegoisan orang-orang yang mementingkan diri sendiri membuka pintu gerbong zombie jadi semua orang itu di serang sama zombie termasuk nenek itu sendiri yang mengorbankan dirinya. Ya, persahabatan sampai tua gitu, mana mungkin rela ngebiarin orang-orang jahat pada selamet apalagi orang yang udah bunuh temenya secara gak langsung. 
Scene paling ngebetein yang aslinya bikin greget adalah setiap scene munculnya bapak Oh Yeon Joo aslinya pengen ngebuang tuh muka aki aki ke got. Hidup mulu beneran kesel orang jahat malah susah banget mati!  
Scene paling sedih? banyak! tapi aku cuman akan sebutin tiga aja..
1. Scene dimana Ma Dong Seok yang udah kegigit nyuruh istrinya yang lagi hamil pergi, dan dia menghadang semua zombie. Tapi sebelum itu dia bilang ke istrinya kalau dia sayang banget sama istrinya. Disitu istrinya pergi sambil liat suaminya dengan nangis aslinya kalau aku jadi dia entahlah udah bakal kaya gimana liat suami yang sebaik itu harus mati digigitin zombie di depan mata.
2. Scene nya Choi Woo Shik si anak baseball yang suka sama sahabatnya Sohee. disini So Hee digigit sama zombie gara-gara di umpanin sama bapaknya Oh Yeon Joo uhhh aslinya pengen bunuh tu orang kerjaannya cuman mentingin diri sendiri. Ok lanjut, Choi Woo Shik yang liat Sohee digigit langsung meluk Sohee yang mulai terserang virus sambil nangis kenceng menyesakkan hati Woo Shik gak pergi dan terus meluk Sohee hingga akhirnya So Hee jadi zombie dan gigit Woo Shik juga yang pasrah digigit sama orang yang dia sayang... aslinya baper aku disini.
3. Scene ini nih puncaknya dimana Gong Yoo digigit sama bapaknya Oh Yeon Joo yang udah jadi zombie paahal dia udah hampir mau selamat karena berhasil meloloskan diri dari lautan zombie yang ngejar ngejar kereta. Setelah Gong Yoo digigit dia bisa ngalahin bapaknya Oh Yeon Joo dan ngelempar tuh aki jauh jauh, disini Gong Yoo langsung masukin anaknya ke dalam gerbong sama Jung Yu Mi yang lagi hamil. Gong Yoo meluk anaknya terus pergi keluar gerbong ninggalin anaknya dan di detik detik dia mau berubah jadi zombie dia keinget sama momen momen dimana ankanya lahir dan dia begitu bahagia lalu dia langsung lompat dari kereta dan anaknya jerit jerit nangis liat bapaknya yang mati aslinya aku nangis sesenggukan liat scene ini.

Ya pokoknya aku rekomendasikan kalian nonton film ini nggak akan nyesel karena filmya bagus dan penuh pesan moral banget!! makasih....

Pengalaman Magang di CNN Indonesia Jawa Barat

       Halo, aku Ai Siti Rahayu mahasiswa jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam yang mendapatkan kesempatan magang selama 2 bulan di CNN In...